Rabu, 05 Juni 2013

Pesan Istimewa

Entah perasaan apa yang datang menyergap dikala si "dia" mulai sering menyapa melalui pesan singkat. Sapaan dia terasa eklusif hanya untuk kamu. Raut mukanya terasa tergambar jelas melalui emoticon pesan singkat. Perkataannya yang lugu terlihat lucu dan mampu membuatmu tersenyum. Dia mungkin adalah tangan kecil Tuhan yang sedang berusaha membuatmu bahagia melalui jentikan jemarinya menulis setiap kata demi kata yang terangkai indah melalui pesan singkat.

Dentingan handphone ketika ada inbox, terdengar sama dengan detak jantungmu saat membaca pesan singkat dari dia. Hari terasa semakin berwarna dengan hadirnya dia. Meski kebersamaan itu hanya terjalin melalui pesan singkat. Entah topik pembicaraan apa yang sedang kamu bahas dengan dia, tapi tetap dinikmati asal bisa bersama dia.

Terkadang kamu-dan dia mendadak menjadi pribadi yang kepo. Sering nanya ini-itu tentang dirinya masing-masing. Apapun pertanyaan dia, kamu coba jawab dan bertanya balik. Inilah fase dimana kamu-dia mulai dihinggapi rasa penasaran untuk saling mengenal jauh lebih dalam. Nikmati saja fase-fase alami ini.

Cerita itu selalu kamu bagi dengan sahabat. Kamu selau menceritakan segala hal yang terjadi ketika semalam kamu dengannya telah bercakap-cakap melalui pesan singkat. Kamu tak menghiraukan apakah ceritamu menarik atau tidak, tak kamu pedulikan apakah ceritamu didengar atau tidak. Karena kamu yakin, sahabat adalah tempat berbagi senang maupun sedih. Aku hanya bisa mendengarkan setiap ceritamu, dan mendoakan agar kau bisa bahagia bersama dia.

Pelajaran Moral no.2 :  Jangan hanya bisa menyapa dia di dunia maya, tapi sapa dia di dunia nyata, melalui senyuman indahmu :)

_____tamat________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar