Kamis, 27 Juni 2013

Disaat kepergianmu


 Bagaimana aku bisa berhenti merasa dimiliki dan memiliki ? Kalau kedekatan itu masih terjalin dengan status hubungan yang klise


Tadi malam aku terbangung dan duduk di kursi pinggir jendela, aku menatap rumah disebrang sana. Aku tak bisa tidur lelap, otakku terus berorentasi memikirkan dia. Bayangan wajahnya selalu hadir dalam atap rumahku. Ah.. entah apa yang ku rasakan ini. Rindu ? tak mungkin! aku terlalu lancang bila harus merindukan tetangga rumahku sendiri.

Ada banyak hal yang ingin kutanyakan padanya. Rasanya aku ingin berlari kerumahnya, ingin ku meloncati pagar rumahnya, membuka pintu rumahnya tanpa permisi, dan lansung menyergap dia di kamar tidurnya. Andai saja aku mempunyai keberanian itu.

Kenapa bulan terlalu lama bersinar ? Kenapa bintang masih mau bergelantungan di langit ? Kenapa tak segera diganti oleh matahari, sinar yang paling hangat, yang membuatku tenang. Aku ingin pagi ! Agar pertanyaanku tak hanya menjadi teka-teki yang sulit terpecahkan, tapi menjadi jawaban logis yang penuh penjelasan.

Aku tak benar-benar tidur malam itu. Aku justru menunggu pagi. Sebelum ayam berkokok aku sudah lebih siap menyambut pagi.

Ini adalah hari Minggu pagi. Hari dimana aku bisa menghabiskan waktu bersama dia seharian. Dia selalu mengajakku ke kebun milik kakeknya, hanya untuk sekedar bermain di rumah pohon. Ah mungkin terlihat terlalu kekanak-kanakan, tapi semua terasa menyenangkan bagiku.

"Pagi adek manis :)" sapa dia penuh dengan senyuman "pagi, kak" jawabku dengan singkat

"Duh dasar mata panda! semaleman kamu gak tidur lagi ? abis ngapain si de ?"

"emm..akuu..... akuuu...a..a..abissss...."

"Kenapa kamu ngedadak jadi gagap gitu ? hahaa ayo naik ke sepedah aku mau nunjukin sesuatu sama kamu"

Aku tak menjawab pertanyaannya, aku langsung duduk di belakang dia, berpegangan erat dan memeluk punggungnya. Punggungnya yang tegap dan wangi parfumnya mampu membuatku tenang. Sepanjang jalan tak ada percakapan, aku hanya memandangi punggungnya saja.

--------Sesampainya dirumah pohon---------

"De, ini buat kamu..." dia menyodorkan kalung sederhana, berinisial A&D, insial namaku dan dia..

"Waahhh... bagus banget! Tumben nih, ini pasti ada maunya kan ? ceritanya mau nyogok aku nih biar bilang ke mamah kalau kakak mau main ps lagi dirumah?" tanyaku dengan polos dan penuh canda

"Aku maun ngomong serius de, aku mau pergi"

Pagi itu seolah kilat menyambar hatiku, menghancurkannyaa.

"Untuk apa pergi? Apa untuk mencari kebahagiaan yang lain ? Dan membiarkan aku sendiri disini dalam kesendirian lagi ?" Pertanyaan itu meluncur begitu saja dari bibirku, air mata ini mengalir begitu saja tanpa kuminta.

Dia menyeka air mataku "Jangan menangis sayang.. aku memang akan pergi darimu, tapi aku tak benar-benar pergi darimu, aku akan tetap hidup dalam hatimu"

"Sayang? Memangnya kamu anggap aku apaaa ?"

"Kamu orang terpenting bagiku, penting bagi kehidupanku. Ayahku berpindah tugas ke luar negri, aku harus ikur dengan orang tuaku. Kumohon tunggu aku disini, hingga kamu merasa bosan untuk menunggu."

"Pergilah bila itu yang kamu mau!" ujarku dengan penuh amarah.

"Aku pergi sore nanti, maaf bila ini semua terlalu cepat, ini kunci rumahku, kamu bisa saja mengunjungi rumahku kapanpun yang kamu mau"

Dia membiarkanku sendirian. Mungkin dia memberi waktu untuk menerima kepergiannya. Entah kenapa aku harus menangis dihadapannya, seoalah aku sedang mengemis cintanya dan menahannya pergi. Ah siapa aku ? aku takkan mungkin bisa menahannya pergi, meski aku orang terpenting baginya. Aku bahkan lupa menanyakan tentang kejelasan hubungan ini.

Kebersamaanku bersama sahabat :)

Ada banyak cara agar bisa membahagiakan sahabat, salah satunya dengan memberi kebahagiaan kecil dihari ulang tahunnya. Memberikan sebuah kejutan sederhana yang tak diduga.

 12 Maret 2013 ulang tahun Gina Dewantina yang ke 15. Aku dan yang lainnya memberikan kejutan sederhana. Dia sempet dikerjain. Dijailin, dicuekin, ahhh pokoknya bikin dia kesel deh. Acara puncaknya, dia diajakin jalan sama Endah, tapi pulang lagi kerumah soalnya mamahnya gina nyuruh pulang. Padahal si aku sama yang lainnya lagi nyiapin kejutan dirumahnya. Yaaaa meski gagal karna dia lewat belakang rumah, padahal kita udah nyiapin kejutan di depan rumah. -kecewa- karena gak mau acara gagal, gina langsung dibawa keluar rumah, dan disemprot fanta. hahaa -lets party!!!-

Nahh.. foto disamping itu foto kami. Aku kenalin yaa satu-satu..
Yang pake kerudung pink itu Endah, orang yang pertama kali ngajakin kita buat ngerayain ulang tahun gina.
Disebelahnya ada Resha, disebelahnya lagi ada Salma, yang difoto manyun gitu. -hahaa-. Nah sebelahnya lagi itu Elsa, kalem banget kalau difoto. Cewek yang diiket rambutnya itu Gina, ini dia yang lagi ulang tahun, sampe ganti kostum--eh maksudnya ganti baju karna basah kuyup abis disiram. -hehee- dan yang terakhir itu saya sendiri, hehee

 23 Mei 2013, itu ulang tahun Resha Nursyaidah yang ke 15. Dia ultah gak sempet dikerjain, yaa cuman disiram aja pake air kolam, sama disemprot air sabun. heheee
17 Juni 2013, ulag tahun Elsa Nur Azizzah yang ke 15. Pas dia ultah sih dikerjain abis-abisan. heheee mulai dari dicuekin, gak diajak main di sekolah, terus pas dirumah dikerjain kayak di foto -->>>
Disiram pake fanta campur bubuk kopi
uuhhh -_- its just for fun..











 Inilah kebersamaan kami :)) terjalin indah dan penuh kehangatan ({})







Beberapa setelah ulang tahun Elsa, tepatnya tanggal 22 Juni 2013. Kami beraksi kembali menyusun rencana yang lebih baik, menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai pelajaran. Kali ini ulang tahun Endah Fauziyah yang ke 15. Jarak antar ulang tahun kami memang berdekatan, jadi jangan aneh kalau kita sering ngadain kejutan gini -hehee-

Foto ini -->>
Pas kita lagi nyusun rencana, mempersiapkan segala sesuatunyaa..











Sebelumnya dia dijailin dulu, gak berlebihan banget si cuman Gina aja tuhhh yang pura-pura marah gitu :3 gak mulus juga si ngejailinnyaa
<<-- Ini nih acara puncaknyaa, ngegerebek rumahnyaa wkwk
Langsung disiram pake air plus kopi hitam-- udah kayak mau bikin air kopi ajaa.. heheee







Tunggulah aksi-aksi kami berikutnyaa, doain aja semoga gak gagal terus -heheee-
Bikin bahagia seseorang tuh simple, cuman susah dijalainin #lah kok kayak iklan? wqwq
Ahh susah mau tutup pake quotesnyaa apaa, intinya sih banyak cara buat bikin seneng sahabat meski dengan cara yang sederhana. Karena bahagia itu gak perlu mewah.


______________________Ini ceritaku, apa ceritamu?_____________________________

Kamis, 20 Juni 2013

Lelaki ituuuuu...❤

Dia itu malaikat. Malaikat yang pelupa. Karena kemanapun dia terbang dia tak pernah memakai sayapnya. Dia itu selalu bercahaya. Sinar mentari selalu menerangi wajahnya yang tampan itu. Dia itu selalu mampu menyejukkan hatiku. Dengan bantuan angin, dia mampu mengusir kesedihan dan mengganti dengan kebahagian. Dia itu lelaki paling istimewa ❤

Dia memang bukan superman, yang akan datang dikala diminta pertolongan. Dia memang bukan spiderman, yang mengandalkan jaring laba-labanya mengusir penjahat. haha dia juga bukan seorang penyihir layaknya harry potter, yang punya tongkat ajaib yang mampu membunuh voldemort. Tapi dia itu lelaki hebat. Dia selalu ada disisiku, disaat senang atau sedih tanpa diminta. Dia tak punya kekuatan layaknya superhero itu, tapi dia punya kekuatan yang mampu menghapus sedihku.

Perkenalan yang takpernah kuduga. Membuat aku-dan dia memiliki waktu lama untuk beradu pandang. Memiliki kesempatan untuk lebih mengenali satu sama lain. Aku lupaaa... aku sudah lebih dulu mengenal dia, aku sudah lebih dulu mengetahui tentang dia, karena aku adalah penguntitnya dibalik jendela rumah.

Mungkin, dia sudah mulai peka akan arti dari setiap tatapanku, akan kode dibalik candaanku. Terima kasih. Kamu mulai melengkapi kebahagian kecilku. Dunia terasa lebih menarik setelah kehadiranmu. Dulu, hujan takpernah kusukai. Karena bagiku hujan hanya membawa awan hitam dan kesedihan. Tapi setelah ada dia, aku selalu menunggu hujan reda. Karena setelah hujan itu, pasti ada pelangi cantik yang menghiasi langit. Dan karena setelah hujan itu, dia selalu mengajakku mengejar pelangi. Menurut dia, pelangi itu harus segera dikejar karena bertahan hanya sebentar, sama seperti kebahagian, datangnya selalu dibelakang kesedihan, tapi harus segera dikejar. Dia selalu mengabadikan pelangi itu dengan kameranya. Pelangi selalu menjadi objek menarik untuk dia potret. Apakah aku menjadi objek menarik juga untuk dia pandang ? entahlah, pertanyaan konyol itu takkan mungkin aku lontarkan, dan mungkin tak ada jawabnya.

Aku hanya menikmati waktu ini. Waktu dimana aku bisa melihatmu tertawa lepas, waktu dimana kamu kecewa karna tak berhasil mengejar pelangi. Setiap raut wajahmu itu hanya aku abadikan melalui lukisan, yang keindahannya tak sebanding dengan kenyataan. Aku menikmati waktu bersamamu, meski tanpa ada ikatan, meski tanpa kejelasan, yang penting aku bahagia.

Jumat, 14 Juni 2013

Tetanggaku yang Menarik

Entah mengapa kamu selalu menjadi objek menarik untuk dilihat. Kamu mempunyai gaya magnet tersendiri, hingga mata ini terus ingin memandangmu. Aura wajahmu seolah membangkitkan semangatku dipagi hari. Kamu seolah penyihir, yang mampu menghipnotis aku. Kamu tetangga yang menarik.

Aku bisa dibilang seorang penguntit. Karena aku selalu ingin tahu setiap gerak-gerik yang kamu lakukan. Selama pengintaian dibalik jendela, aku bisa tahu aktifitas mu dirumah. Aku tahu kapan kamu biasa pergi sekolah, kapan kamu pulang sekolah, kapan kamu mencuci motor kesayanganmu, dan kapan kamu bermain gitar di teras rumahmu. Bahkan kini aku mulai tahu caramu membuatku tersenyum! haha.. Kamu tetangga yang baik, kamu selalu menyapa aku setiap kita berpapasan. Sapaanmu mungkin singkat dan biasa saja, tapi bagiku saat kamu menyapa, dunia serasa bergerak secara slow motion, indah untuk dinikmati.

Ah.. mungkin kamu tak pernah sadar tentang apa yang kulakukan selama ini. Aku yang selalu m emandangi rumahmu dari balik jendela, dan selalu berharap setiap suara pagar terbuka itu adalah kamu! Barangkali kamu tak peka, akan setiap senyumanku setiap kali kita berpapasan. Mungkin kamu hanya menanggapku tetangga biasa.

Apa kamu tahu ? Aku selalu bersemangat ketika disuruh oleh ibu untuk mengantar kue pesanan ibumu kerumahmu. Aku selalalu bersemangat ketika menyiram bunga di sore hari, karena disebrang sana kamupun sedang mencuci motor kesayanganmu. Kamu selalu menyapaku, mengobrol dengan kata yang menggoda hatiku! Aku selalu menikmati saat kamu mulai jahil, menyemprotku dengan air itu, aku dan kamu terlibat dalam keakraban sore hari itu. Bahkan aku mulai senang akan panggilanku, kamu yang selalu memanggilku dengan sebutan "ade pengantar kue". Aku tak pernah merasa bosan, saat kamu mulai menanyakan soal kue ibuku, atau sekedar memuji kelezatan kue itu. Ah..barangkali kamu tak pernah sadar akan kebahagian kecil yang sedang aku rasakan.

Aku tak pernah terlewat satu momenpun tentang kamu. Karena disekolahpun aku masih bisa memandangimu. Aku tak pernah absen melihat kamu saat latihan basket. Meski aku hanya memandangi kamu dibalik jendela kelas. Entah mengapa jendela adalah tempat favoritku untuk mengamati gerak-gerikmu. Jendela adalah tempat yang aman ketika aku sedang memandangimu. Aku tak mau terang-terangan membututimu, karena aku tak mau disebut adik kelas yang lancang.

Kamu memang kakak kelasku, tapi kamu juga adalah tetanggaku yang menarik.

Kamis, 13 Juni 2013

Lelaki berwajah Tampan

Aku  hanya memandangi kamu dari balik jendela. Memandangi setiap gerak-gerikmu. Mengikuti kemana kamu pergi melangkah. Mataku terpesona melihat penampilanmu hari ini. Kamu terlihat lebih tampan dibanding biasanya. Dengan Peci hitam dikepala. Baju koko berwarna krem, lipatan sarung yang rapih, dan sejadah ditangan kananmu. Suara adzan yang berkumandang, seolah memanggilmu untuk bergegas menuju Rumah Allah. Kamu nampaknya tlah menyiapkan diri untuk pergi beribadah, buktinya kamu tampak lebih santun.

Parfum yang kamu gunakan, terbawa angin hingga tercium olehku. Wangi. Ingin aku berlama-lama menhirupnya. Aku layaknya ketagihan oleh wangi parfummu. Parfum yang kamu kenakan, seolah menggambarkan pribadimu yang romantis. Parfum apa yang kamu gunakan kali ini ? Terlihat berbeda dengan parfum yang biasanya.

Wajahmu nampak lebih segar. Dengan air wudu yang masih mengalir dibagian pelipis. Kamu seolah membiarkan air itu mengalir lembut. Kamu seolah tak maau menyusut air suci itu. Air suci itu tlah membuatmu nampak lebih tampan. Air suci itu bukan saja tlah membersihkan dirimu, tapi juga tlah membersihkan pandanganku.

Peci hitam yang melingkar di kepalamu, terlihat pas dengan bentuk wajahmu yang oval. Kamu membiarkan rambutmu yang indah itu tertutupi peci hitam itu. Tak Apa, kamu lebih tampan seperti itu. Baju krem yang kamu kenakan, terlihat serasi dengan bentuk tubuhmu. Kain sarung yang kamu lipat dengan rapih, membuat langkahmu terlihat makin santun. Langkahmu yang gontai. Derap kaki mu yang mampu membuat jantungku ikut berdebar. Aku tunggu kepulanganmu dari masjid nanti.:)

Rabu, 12 Juni 2013

Pintaku UntukMu Tuhan...

Aku bukan sedang patah hati
Aku bukan sedang menahan rindu
Aku bukan sedang menahan rasa cemburu
Tapi aku sedang merasa sakit..

Tuhan..
Sakit apa aku ini ?
Kenapa terasa menyiksa ?
Kenapa terasa begitu memilukan ?

Tuhan..
Apa kau sedang menguji kesabaranku..
Dengan mengirim rasa sakit ini
Berilah aku kekuatan untuk menjalani ini semua..

Tuhan..
Aku tahu, Kau takkan membiarkan hambamu tersiksa
Aku tahu, Kau takkan membiarkan hambamu sendirian
Aku tahu, Kau takkan membiarkan hambamu tertekan

Tuhan..
Untuk kali ini
Aku membutuhkan pelukanMu
Aku membutuhkan dekapan hangatMu

Tuhan..
Kirimkan sayap para malaikat Mu
Aku ingin meminjamnya
Aku ingin terbang menuju Mu

Tuhan..
Izinkan aku berlari menuju rumahMu
Aku ingin bercerita padaMu
Aku bukan sedang mengeluh

Tuhan..
Aku ingin menggapai tangan halusMu
Untuk menunda bebanku
Untuk mengobati sakitku

Tuhan..
Tak banyak pintaku
Aku hanya ingin berada dalam pelukanmu
Untuk tetap tegar melawan rasa sakitku

Merindukanmu

Aku mencari bayanganmu dalam dunia nyataku
Aku mencari pelukanmu dalam dunia mayaku
Aku mencari senyumanmu dalam imajinasiku
Aku mencari lelaki penghipnotis itu

Entah..
Sudah berapa kali aku merindukanmu
Sudah berapa kali aku mengharapkanmu
Sudah berapa kali aku menitikkan air mata

Kamu hanya hadir dalam dunia mayaku
Menyapaku melalui pesan istimewa
Raut mukamu tergambar jelas
Lewat emoticon itu..

Kamu hanya hadir dalam imajinasiku
Tersenyum padaku..
Dan mengatakan..
"kamu adalah wanita yang kusayangi"

Mengapa bayanganmu hanya hadir dalam mimpiku ?
Mengapa senyummu hanya tergambar melalui emoticon itu ?
Mengapa pelukanmu hanya imajinasiku saja ?
Mengapa kau tak datang dalam dunia nyataku ?

Apakah kamu akan hadir lagi malam ini ?
Apakah kamu akan menghiasi mimpiku lagi ?
Mungkin kamu akan datang dalam mimpiku
Karena aku sedang merindukanmu
 

Selasa, 11 Juni 2013

Haruskah ?

Setiap aku mengingatmu
Haruskah air mata ini mengalir ?
Setiap aku memandangmu
Haruskah aku terhipnotis ?

Siapakah kamu ?
Bukankah kamu hanya manusia biasa?
Lalu kenapa aku bisa tersihir oleh senyumanmu ?
Dan kenapa aku bisa jatuh hati padamu ?

Haruskah air mata ini mengalir
Haruskah otakku memikirkanmu
Haruskah aku mengharapkanmu
Haruskah aku ?

Hipnotislah aku !
Agar aku bisa melupakanmu
Racuni otakku !
Agar aku tak berimajinasi lagi tentangmu

Mengenalmu, bukanlah satu keharusan
Mencintaimu, bukanlah satu paksaan
Mengingatmu, bukanlah satu kesulitan
Tapi sebuah keikhlasan

Rabu, 05 Juni 2013

Langitku dan Langitmu Sama....

Hidup ini gak melulu tentang cerita cinta antara kamu dan dia, tapi juga antara kamu dengan lingkunganmu. Jangan kamu lupakan kodratmu sebagai makhluk sosial. Jangan kamu menutup mata dari segala kejadian sosial yang terjadi di lingkunganmu. Tak ada salahnya mencoba untuk peka.

Kita memang sama-sama hidup dibawah langit biru, sama-sama berpijak diatas bumi, sama-sama menghirup oksigen dari atmosfer bumi. Tapi dibalik itu semua terselip perbedaan. Hidupku takkan sama dengan hidupmu, hidupnya dia, ataupun hidup mereka. Karena Tuhan telah menulis kisah hidup tersendiri bagi umatnya. Tuhanku mungkin tak sama dengan Tuhanmu, tapi kita sama-sama berdoa dan meminta padaNya meski dengan cara yang berbeda.

Kisah hidupku mungkin tak sama dengan dia. Seorang pria yang sering ku lihat setiap pagi, dengan seragam kerja yang sudah lusuh, membawa tas karung dipundaknya, dan topi di kepalanya. Apa kamu tau dia siapa ? Dia adalah seorang pemulung. Apa yang terbersit dalam pikiranmu soal pemulung ? Dia memang tak punya seragam khusus layaknya pejabat yang bekerja dikantoran, dia hanya memakai baju berlengan panjang dan celana panjang dengan sobekan di bagian ini-itu. Bajunya tak selicin baju para pekerja kantoran yang selalu disetrika setiap pagi dengan ditambah semprotan parfum, dia hanya mengenakan baju lusuh dengan parfum khas bau badannya sendiri. Kantong kerjanya, bukanlah berisi laptop dan berbagai file-file penting, tapi berisi sampah-sampah plastik yang hendak ditambah dengan plastik baru dan akan dijual ketika sudah banyak nanti. Dia bahkan tak memakai sepatu hitam seperti lelaki perlente, dia hanya mengenakan sandal dengan warna yang berbeda dan ukuran yang tak sama. Kantornya bukan di sebuah gedung bertingkat, tapi tong tong sampah yang ia sambangi setiap jalan yang ditempuh. Tapi tujuan utamanya sama dengan para pekerja lainnya, yakni mencari uang halal untuk menafkahi anak istrinya.

Baginya sampah yang kalian buang setiap hari disembarang tempat adalah kepingan uang yang harus ia pungut setiap hari. Tong sampah tempat pembuangan sampah terakhir, baginya adalah kotak harta karun berisi emas berlian yang harus ia keruk. Dia memang pemulung, tapi bagiku dia adalah pahlawan lingkungan. Bila ada pangkat seperti para jenderal, ingin aku sendiri yang memasangkan pelakat itu. Kalau bukan dia yang membersihkan lingkunganku, siapa lagi ? kamu atau mereka pasti takkan sanggup mengais sampah itu setiap hari dengan bau semerbak khas sampah yang menyengat.

Dia mungkin sudah terbiasa dengan bau sampah, bahkan ia tak perlu menutup hidungnya ketika mengais sampah. Dia mungkin sudah terbiasa berada dibawah panas terik matahari sehingga tak perlu menggunakan sunblock. Dia mungkin terbiasa berjalan berkilo meter, sehingga tubuhnya terlihat kekar. Dan dia mungkin sudah terbiasa dengan cacian dan makian dari manusia angkuh yang memandang dia sebelah mata.

Dia terlihat tegar mengahadapi dunia yang kejam ini. Karena dalam dirinya ada satu keyakinan bahwa Tuhan takkan membiarkan hambanya sengsara, pasti ada jalan untuk mengubah hidupnya lebih baik lagi. Dia bukan hamba Tuhan yang selalu mengeluh, tapi dia adalah Pria perkasa.

Jangan jadikan semua itu adalah pembeda antara kita. Langitku dan langitmu......Sama. Kita semua terlihat sama dimata Tuhan. Untuk apa kita bersikap angkuh, kalau itu semua ini milik Tuhan. Kalau Tuhan mau, Dia bisa saja merubah hidupmu dengan hidup lelaki itu dengan sekali jentikan jari.

Pelajaran moral no.3 :  Syukuri saja atas anugrah yang telah Tuhan berikan. Hidup ini bukan untuk disesali tapi untuk dinikmati. Kamu beruntung terlahir di dunia dengan nikmat yang besar, diluar sana masih banyak orang yang kurang beruntung.

Pesan Istimewa

Entah perasaan apa yang datang menyergap dikala si "dia" mulai sering menyapa melalui pesan singkat. Sapaan dia terasa eklusif hanya untuk kamu. Raut mukanya terasa tergambar jelas melalui emoticon pesan singkat. Perkataannya yang lugu terlihat lucu dan mampu membuatmu tersenyum. Dia mungkin adalah tangan kecil Tuhan yang sedang berusaha membuatmu bahagia melalui jentikan jemarinya menulis setiap kata demi kata yang terangkai indah melalui pesan singkat.

Dentingan handphone ketika ada inbox, terdengar sama dengan detak jantungmu saat membaca pesan singkat dari dia. Hari terasa semakin berwarna dengan hadirnya dia. Meski kebersamaan itu hanya terjalin melalui pesan singkat. Entah topik pembicaraan apa yang sedang kamu bahas dengan dia, tapi tetap dinikmati asal bisa bersama dia.

Terkadang kamu-dan dia mendadak menjadi pribadi yang kepo. Sering nanya ini-itu tentang dirinya masing-masing. Apapun pertanyaan dia, kamu coba jawab dan bertanya balik. Inilah fase dimana kamu-dia mulai dihinggapi rasa penasaran untuk saling mengenal jauh lebih dalam. Nikmati saja fase-fase alami ini.

Cerita itu selalu kamu bagi dengan sahabat. Kamu selau menceritakan segala hal yang terjadi ketika semalam kamu dengannya telah bercakap-cakap melalui pesan singkat. Kamu tak menghiraukan apakah ceritamu menarik atau tidak, tak kamu pedulikan apakah ceritamu didengar atau tidak. Karena kamu yakin, sahabat adalah tempat berbagi senang maupun sedih. Aku hanya bisa mendengarkan setiap ceritamu, dan mendoakan agar kau bisa bahagia bersama dia.

Pelajaran Moral no.2 :  Jangan hanya bisa menyapa dia di dunia maya, tapi sapa dia di dunia nyata, melalui senyuman indahmu :)

_____tamat________

Sabtu, 01 Juni 2013

The Beginning of Love

Cinta itu gak pernah diduga datangnya kapan, bagaimana cara datangnya. Cinta memang mempunyai banyak teka teki, yang gak bisa diselesaikan dengan rumus matematika, percobaan kimia, atau hitung-hitungan fisika. Hadirnya cinta itu kadang gak pernah disangka-sangka. Bahkan hanya melalui pesan singkat saja, bisa menghadirkan cinta.

Kita pasti gak akan pernah duga kan, orang yang dulunya jauh, yang sikapnya dingin, tiba-tiba bisa nyapa kita melalui pesan singkat. Gaya gravitasi bumi tlah membawa dia untuk mendekatimu. Mungkin perkenalan itu hanya berjalan biasa saja. Bahkan terasa membosankan, karena hanya membahas hal itu-itu saja. Namun semakin lama, intensitas pesan singkat itu semakin sering, semakin dekat.

Terkadang banyak hal-hal konyol yang kamu lakukan demi bisa menyapa dia melalui pesan singkat. Misalnya, suka pura-pura send all tentang kata-kata indah, padahal nyatanya kamu gak bener-bener send all, cuman ke dia aja, kamu yang awalnya gak mahir ngerangkai kata-kata indah ngedadak jadi mahir banget, ada juga sih cara intans yang ditempuh, yakni ngesearch di mbah google. hihi :) Cara ini gak aja ditempuh sama perempuan kadang laki-laki juga kok. haha

Nahh.. sampailah pada satu titik jenuh, karena gak tau mau ngirim sms apa berbau kata-kata indah, akhirnya mulai deh nanya "lagi apa ?" simple si, tapi seolah-olah itu punya kekuatan magis, yang bisa bikin hati dagdigdug kayak mau meledak ! haha

Pelajaran Moral No.1 : Tetap jadi diri sendiri, jangan sampai kamu terkesan berlebihan saat sedang smsan. Jangan buat suasana menjadi jenuh, buatlah topik pembicaraan yang akrab dan hangat.


______--bersambung--____________

Beri Aku Alasan....

Beri aku alasan
Kenapa aku harus mengenalmu ?
Beri aku alasan
Kenapa aku harus jatuh hati padamu ?

Beri aku alasan
Kenapa harus kamu yang mengenalkan cinta ?
Beri aku alasan !
Kenapa harus kamu ?

Disaat aku mulai mengenalmu
Disaat aku mulai mencintaimu
Kamu
Dengan mudahnya meminta ku pergi

Beri aku alasan
Kenapa kamu memintaku pergi ?
Beri aku alasan
Kenapa harus aku yang pergi ?

Jelaskan..
Jelaskan semua pertanyaanku
Jelaskan...
Agar aku mengerti